Understand

Ketika saya berbicara tentang rasa dan cinta mungkin ada beberapa hal yang muncul, bayang hal yang berterbangan disekitar ruang fikiran saya, untuk usia seumuran saya yang mulai menelan segala hal yang terjadi di sekitar, mungkin mulai belajar satu hal tentang mengikhlaskan seseorang berjalan bersama takdirnya.
Mungkin beberapa orang akan penat dan jenuh ketika saya membicarakan tentang dia, dan saya sadar betul tentang itu, tapi didalam diri saya ada bagian yang mengatakan bahwa, itu bagian dari proses saya mengikhlaskan dia.
Yaaa,, dia yang pernah saya anggap sebagai amunisi kehidupan saya atau vitamin tidak langsung saya.
Saya mulai faham dengan setiap part kejadian yang saya alami pasca perpisahan itu terjadi. Inti nyaa ini tentang timing, timing diperlukan untuk sebuah hubungan.
Setelah putus biasanya kita akan berfikir apa yang salah ? Apa yang kurang selama ini? Apa yang terjadi selama ini? Merivew setiap detik kebersamaan dan lain sebagainya. But please stop it! Why? Karena itu hanya akan memunculkan perasaan yang sangat menyiksa yaitu penyesalan.
Biar saya jelaskan, saat kita berfikir dan menyadari kesalahan dan kekurangan baik dari kita atau pun dia, penyesalan itu akan muncul dan berdampak buruk, bisa dampak ingin kembali karena merasa menyesal dan ingin membuat dia bahagia atau dampak ingin kembali karena merasa harus dibahagiakan oleh dia. Apapun itu, percayalah itu hanya akan membuat kita terluka. karena, sesungguhnya bertahan tidak harus pada status yang sama, bertahan bisa dengan ada disekitar dia tanpa menunjukkan hal yang sangat privasi dalam hidup kita.
Hmmmm,,, hal paling menyedihkan menurut saya adalah ketika bertemu dia dan saya mendapatkan tatapan kebencian atau mendapat tatapan dikasihani, situasi itu sangat tidak nyaman, dan kita tidak bisa berdamai, tidak bisa setentram dulu. Jadi, hilangkan penyesalan itu, agar saat bertemu nanti kita tidak mendapatkan tatapan kebencian atau tatapan kasihan.
Caranya? Berhenti mengingat hal yang ingin kalian lakukan tapi belum sempat untuk dilakukan. Berhenti berfikir semua ini terjadi karena dirimu sendiri, berhenti berfikir bahwa sebenarnya dia tidak mencintai mu. Berhenti berfikir negatif seperti itu! Apa yang harus difikirkan? Fikirkan kita pernah bahagia bersama, cukup sampai disitu! Ini semua sudah menjadi jalan sebenarnya dan tidak ada yang salah diantara kita berdua, dia amat mencintai dirimu pada masanya, dan saat ini sudah bukan masanya.
Jika kamu merasa dulu kamu tidak memperlakukannya dengan baik, percayalah kecocokan timing belum berpihak padamu dan itu bukan kesalahan, karena kamu juga mencintai dia pada masanya, dan kalian saling mencintai pada masanya.
Jangan terlalu lama menyimpan kecewa itu hanya menyiksa, jangan terlalu lama menyesal karena itu juga menyiksa, lepaskan dan bebaskan jangan terbelenggu , karena kita pantas untuk bahagia.
Percayalah, kita tidak tahu apa yang akan terjadi , siapa tahu benang merah kehidupan cinta mu berujung pada dia. Atau mungkin ada dia yang lain yang bisa membuat mu lebih bahagia dengan kekuatan timing yang tepat. 😊

Komentar

Postingan Populer